![]() |
| Lokasi kejadian tabrakan beruntun. |
Akibat rem blong tersebut, truk bermuatan sembako yang datang dari arah Kota Medan ini menabrak beruntun pada sejumlah kendaraan di depannya yakni sebuah bus, Colt Diesel dan sepeda motor Honda Vario.
Kemudian, truk berhenti usai menabrak warung ayam penyet dan kedai kelontong yang berada di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut diketahui oleh pedagang ayam penyet bernama Wahyudi (27), yang selamat dari kejadian ini.
Wahyudi mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di dapur kedai untuk menyiapkan makanan dagangan. Dia langsung terperanjat saat mendengar suara dentuman keras yang kian mendekat.
"Kebetulan (saat kejadian) lagi enggak ada pelanggan yang beli. Tabrakan dulu baru kendaraannya ngarah kemari (mendekat). Saat itu saya langsung lari ke dalam," ujar Wahyudi.
Dia mengucap syukur lantaran tidak menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut. Hanya saja, etalase kaca (steling), gerobak, meja, dan barang dagangan miliknya rusak.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Vario dengan BK 3572 TBX bernama Ramlan Damanik menjadi korban tewas dalam kecelakaan beruntun ini.
Korban merupakan warga sekitar yang dikabarkan baru pulang dari agenda menghadiri musyawarah organisasi kepemudaan Kecamatan Tapian Dolok.
Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar.
Adik ipar korban, Fauzi yang sedang mengurus kepulangan jenazah, mengaku pihaknya berharap agar pihak kepolisian dapat mengamankan supir truk yang kelihatan mengalami Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) tersebut.
"Kalau secara kasat mata kita lihat, truk itu kelebihan muatannya. Kalau alasannya truknya rem blong, harusnya jangan jalan sejak awal. Banyak korban jadinya seperti ini," ujar Fauzi sembari menjelaskan korban meninggalkan seorang istri dan dua orang putri.
Fauzi berharap agar supir dan pemilik truk segera bertanggung jawab atas hilangnya anggota keluarga mereka.
"Mereka harus bertanggung jawab," katanya.
Jenazah korban dibawa ke rumah duka di Sinaksak dengan menggunakan ambulans.
Hingga kini, redaksi belum mendapat keterangan resmi dari pihak kepolisian atas peristiwa ini. (Red)
