Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Mangapul PDIP: Cabai Naik Untungkan Petani, Napa Risau? Harusnya Risau Pupuk Mahal

Rabu, 15 Juni 2022 | 16:24 WIB Last Updated 2022-06-15T13:37:41Z
Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut, Mangapul Purba.
JAKARTA (Kliik.id) - 
Tingginya harga cabai saat ini sangat menguntungkan para petani cabai. Sebaiknya pemerintah tidak terlalu merisaukan hal tersebut, tetapi pemerintah seharusnya merisaukan harga pupuk yang mahal.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) melalui rilis tertulis di sela-sela kegiatan Bimtek DPRD Fraksi PDIP seluruh Indonesia di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

"Saat harga pupuk mahal dan langka, reaksi pemerintah tidak terlalu tinggi tetapi harga cabai tinggi kok pemerintah sangat risau, bukankah itu menguntungkan petani yang bagi kami mereka itu adalah kaum Marhaen," ujar Mangapul.

Mangapul yang juga Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Sumut ini menyatakan bahwa sebaiknya pemerintah berkonsentrasi menanggulangi persoalan pupuk mahal dan langka yang belum terselesaikan hingga saat ini.

"Dampak pupuk mahal dan langka menghantam semua petani sehingga tingkat produktivitas panennya menjadi rendah dan pasti berdampak pada naiknya harga jual," katanya.

Mangapul menyampaikan bahwa biarkanlah kaum Marhaen yang punya tanah dan alat pertanian menikmati hasil taninya.

"Kita tidak boleh perlakuan belah bambu, satu dipijak satu diangkat, harga komoditi pertanian mahal jajaran Perindag langsung kasak kusuk, saat harga pupuk mahal dan langka, Distan, Perindag, BUMN diam tak ada solusi," kata Mangapul.

Petani selalu diam dalam perjuangan mempertahankan hidupnya karena sesungguhnya PETANI adalah "Penyangga Tatanan Negara".

"Kita juga harus lindungi dan pemerintah harus hadir, coba lihat alokasi anggaran negara untuk petani, masih relatif kecil, jadi biarkan mereka menikmati sedikit keuntungan di tengah tantangan hama, cuaca dan kelangkaan pupuk karena ketidakpedulian pemerintah," jelasnya.

Mangapul mengatakan bahwa tingginya harga jual hasil pertanian karena salah satunya ketersediaan pupuk yang sedikit dengan harga yang mahal.

"Pemerintah harus fokus mencarikan solusi dari berbagai persoalan pupuk langka dan mahal ini, sehingga akan berdampak pada produktivitas panen yang berkonsekwensi pada nilai harga jual yang lebih terjangkau oleh masyarakat," ungkap Mangapul.

Terakhir, Mangapul menegaskan bahwa harga cabai mahal menguntungkan petani.

"Bila ingin harga-harga hasil panen petani terjangkau, maka dimulai dengan menyediakan pupuk yang mudah didapat dengan harga yang juga terjangkau," tutupnya. (Rls)
×
Berita Terbaru Update