Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Jokowi ke Zulhas & Hadi: Jaga Kebutuhan Pokok-Selesaikan Sertifikasi Tanah

Rabu, 15 Juni 2022 | 15:14 WIB Last Updated 2022-06-15T12:18:04Z
Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru melantik dua menteri baru yakni Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru melantik dua menteri baru yakni Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kepada Zulkifli Hasan, Jokowi memberi arahan khusus agar bisa menjaga urusan kebutuhan pokok di dalam negeri. Di antara banyaknya tugas Mendag, menurutnya itu lah yang paling penting.

"Kalau urusan ekspor saya kira juga menjadi urusan menteri perdagangan, tetapi yang penting adalah urusan kebutuhan pokok dalam negeri harus bisa kita jaga," kata Jokowi disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (15/6/2022).

Menurutnya, peran Mendag memerlukan pengamanan lapangan dan kerja yang terjun lapangan untuk melihat langsung persoalan yang berkaitan utamanya dengan kebutuhan pokok rakyat. Sosok itu diharapkan ada pada Zulkifli Hasan.

Nah untuk Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN, keberadaannya diminta menyelesaikan sebanyak-banyaknya terkait urusan yang berkaitan dengan sengketa lahan.

Selain itu, urusan sertifikasi lahan juga harus diselesaikan agar salah satu program pemerintah yakni mendaftarkan seluruh bidang tanah di Indonesia dapat tercapai.

"Pak Hadi sebagai Menteri ATR/BPN karena beliau dulu sebagai mantan Panglima TNI, menguasai teritori dan kita juga tahu kalau ke lapangan juga kerjanya sangat detail, oleh sebab itu tadi malam saya sampaikan urusan yang berkaitan dengan sengketa tanah, sengketa lahan harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan," tutur Jokowi.

Selain itu, keberadaan Hadi Tjahjanto juga diminta mengurusi urusan lahan di ibu kota negara (IKN) baru.

"Termasuk di dalamnya urusan lahan, tanah yang berkaitan dengan IKN," tandas Jokowi. (Detik)
×
Berita Terbaru Update