Notification

×

Iklan

Banner Iklan DPRD Tebing Tinggi

Di Depan Jokowi, Megawati Cerita Ingatkan Tentara Teriak Merdeka

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB Last Updated 2022-06-21T08:06:26Z
Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rakernas PDIP. Di hadapan Jokowi, Megawati bercerita saat mengingatkan tentara agar berteriak merdeka. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rakernas PDIP. Di hadapan Jokowi, Megawati bercerita saat mengingatkan tentara agar berteriak merdeka.

Megawati awalnya mengucapkan salam, lalu berteriak merdeka, lalu disambut seluruh kader PDIP. Megawati lalu cerita di hadapan Jokowi, bahwa dia sempat diundang untuk memberikan arahan di TNI Angkatan Laut (AL).

"Sangat inilah, kalau supaya Bapak Presiden tahu dari sejak saya menjadi ketua umum partai yang masih disebut PDI, itu ketika saya teriak-teriak merdeka, media itu dan banyak orang, seperti mencemongkan saya. 'Sudah merdeka kok terus teriak-teriak merdeka'," kata Megawati di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Bagi Megawati, teriakan merdeka untuk mengingatkan bahwa bangsa Indonesia sudah merdeka namun tak melupakan kemerdekaan itu.

"Jadi saya bilang itu maunya saya tapi untuk mengingatkan meskipun kita telah merdeka bukan berarti kita harus lupa kita orang merdeka dan bebas berdaulat, sehingga ketika di sana saya sudah tahu tidak seperti kalau anak-anak saya," ujarnya.

Saat bersama KSAL Laksamana Yudo Margono, Megawati meminta prajurit TNI AL mengikuti terikkan merdeka. Megawati ingin tentara juga berteriak merdeka, akhirnya para prajurit TNI AL ikut berteriak merdeka.

"Jadi waktu saya bilang izinkan, tentu dengan KSAL, kalau saya ucapkan merdeka tolong jawab merdeka. Jadi pada bingung sendiri. Karena kan bosnya KSAL. Waktu saya teriak merdeka hanya berapa orang, kurang, terus saya merdeka lagi, agak banyak. Baru saya bilang begini 'Jangan lupa loh saya ini pernah panglima tertinggi' lalu akhirnya ketika terakhir, merdeka, penuh merdeka. Mbok ya begitu kenapa sih begitu," ucapnya.

Seorang tentara di Indonesia, menurut Megawati tentu tak menjadi tentara jika bangsa Indonesia belum merdeka. Oleh sebab itu, Megawati mengingatkan agar tak heran jika dia kerap berteriak merdeka.

"Setelah saya ucapkan terima kasih lalu assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh begitu saya angkat tangan semua langsung merdeka, merdeka, merdeka, merdeka. Jadi saya bilang, kalian itu biar tentara nggak mungkin jadi tentara kalau kita tidak merdeka. Jadi jangan lupa. Kalau ketemu saya tolong pasti saya akan mengatakan merdeka," imbuhnya. (Detik)
×
Berita Terbaru Update