Notification

×

Iklan

Wali Kota Tebingtinggi Terima Penghargaan Penggerak Program Inklusi Keuangan Nasional dari OJK RI

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:46 WIB Last Updated 2022-01-20T11:34:22Z
Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima penghargaan Penggerak Program Inklusi Keuangan Nasional dari OJK RI.

TEBINGTINGGI (Kliik.id) - 
Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan sebagai satu-satunya kepala daerah dari 514 daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia yang menerima penghargaan kategori Penggerak Program Inklusi Keuangan Nasional dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) RI dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, Kamis (20/1/2022) di Assembly Hall, JCC Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

PTIJK 2022 tersebut memberikan penghargaan kepada insan atau tokoh masyarakat yang secara konsisten memberikan kontribusi dalam program percepatan pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program inklusi dan literasi keuangan.

Penghargaan ini diraih atas komitmen Wali Kota Tebingtinggi yang didukung oleh Gubernur Sumatera Utara dalam pelaksanaan dan keterlibatan program memberikan kepastian program seperti MUTRANS, UMKM Naik Kelas, perluasan penggunaan ORIS, OVOA, OSOA, dan UMKM Go Export.

Outcomes-nya mendorong UMKM perekonomian dan dunia usaha bergerak sehingga membentuk suatu sistem dan penguatan perekonomian. 

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada OJK RI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pihak-pihak yang mendukung sehingga menerima penghargaan Penggerak Program Inklusi Keuangan Nasional dari OJK RI.

"Atas nama Pemerintah Kota Tebingtinggi, kami mengucapkan terima kasih kepada OJK RI dan Bapak Gubernur Sumut serta pihak-pihak yang telah mendukung sehingga Pemerintah Kota Tebingtinggi menerima penghargaan ini," katanya.

Umar menyatakan bahwa penghargaan ini sekaligus sebagai sebuah tantangan bahwa inklusi keuangan harus ditingkatkan pemahaman dan implementasinya.

"Literasi digital kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) tentang keuangan harus kita tingkatkan dan juga digitalisasi kepada pelajar dan guru dalam Laku Pandai. One Student One Count, One Village One Count, menjadi bagian yang perlu kita dorong, kita dukung bersama," katanya.

Pada PTIJK Tahun 2022 ini, penerima penghargaan dengan kategori Penggerak Program Inklusi Keuangan Nasional diberikan kepada Ridwan Kamil (Kang Emil), Gubernur Jawa Barat dan Umar Zunaidi Hasibuan, Walikota Tebingtinggi, Provinsi Sumatera Utara.

Kategori Penggerak Program Edukasi Keuangan Nasional diberikan kepada Almarhum Wiji purwanta sebagai Pendiri Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia.

Kemudian para tokoh masyarakat yang telah mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional diberikan kepada KH Abdul Khalim Ketua Yayasan Pondok Pesantren Assa’idiyyah Kudus, BWM (Bank Wakaf Mikro) Asa Berkah Sejahtera Kudus sebagai penerima penghargaan kategori Penggerak Program Keuangan Mikro Syariah.

Kategori Penggerak Kur Kluster dalam mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional diberikan kepada Nanda Budi Prayoga sebagai Ketua Pembina Jertanmus IFS Indonesia.

Kategori Penggerak Fintech dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional diberikan kepada Marshall Pribadi sebagai pelopor penyelenggara identitas dan tanda tangan elektronik tersertifikasi. (Rls)
×
Berita Terbaru Update