Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan RSI

PT Toba Pulp Lestari Apresiasi Produksi Film Dokumenter parHEREK Masuk Nominasi FFI 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:28 WIB Last Updated 2021-10-16T03:28:36Z


Toba (Kliik.Id) - Film Dokumenter parHerek yang disutradarai Onny Kresnawan, dan diproduseri Ria Novida Telaumbanua asal Sumatera Utara, PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) sangat mengapresiasi dan bersyukur karena masuk nomine kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia ( FFI ) 2021.


Direktur PT Toba Pulp Lestari, Tbk ( TPL ) Anwar Lawden mengatakan pihaknya sangat bangga film dokumenter karya anak bangsa ( parHerek ), yang mewakili Sumatera Utara berhasil masuk nominasi film tingkat nasional, dan bahkan harapannya dapat melaju ke tingkat Internasional.


Menurut Anwar Lawden film parHerek memiliki karekteristik fauna dikawasan Sibaganding, yang berdekatan dengan wilayah Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Toba Pulp Lestari, Tbk. di sektor Aek Nauli Kabupaten Simalungun, serta berdekatan dengan daerah tujuan wisata kawasan Danau Toba.


“parHerek salah satu film yang sangat cocok dengan visi misi perusahaan dalam konservasi satwa liar, yakni program Plasma Nutfah. Dimana setiap wilayah sektor konsesi HTI perusahaan, disiapkan wilayah konservasi satwa liar, seperti yang diatur dalam undang-undang,” kata Anwar Lawden pada acara Launching Film Dokumenter parHerek, Jum’at (15/10/2021) di Aula Bank Sumut, Medan.


Mewakili manajemen perusahaan, Anwar Lawden juga berharap dukungan dari perusahaan terhadap produksi film parHerek, dapat mamacu semangat insan perfilman dokumenter di Indonesia, khususnya di Sumateta Utara. Karena menurutnya Sumatera Utara memiliki keberagaman etnis dan budaya lokal, yang dapat diangkat menjadi cerita menarik dalam film dokumenter.


“Apresiasi tertinggi terhadap film dokumenter parHerek bagi insan perfilman di Sumatera Utara adalah ungkapan yang layak bagi mereka yang memiliki dedikasi tinggi terhadap seni perfilman dokumenter,” ungkap Anwar Lawden


Manager Corporate Communication ( Corpcom ) PT Toba Pulp Lestari, Tbk ( TPL ) Norma Hutajulu mengungkapkan masuknya film dokumenter parHerek dalam nominasi FFI 2021, seakan membawa angin segar terhadap kerinduan karya seni film dokumenter di Sumatera Utara, yang sempat berkiprah dimasa kejayaannya.


Menurut Norma Hutajulu, sudah sepantasnya berbagai pihak memberikan dukungan maksimal terhadap insan perfilman dokumenter, dalam mengangkat nilai positif yang terkandung dalam budaya, sejarah dan aktivitas kehidupan masyarakat lokal.


“Saya mengucapkan selamat kepada Bang Ony, Bu Ria dan crew produksi film parHerek atas pencapaian terbaik. Dan harapannya film parHerek menjadi momentum besar kembalinya kiprah dan kejayaan film dokumenter di Sumatera Utara,” harap Norma dalam acara yang dibuka oleh Wagubsu Musa Rajekh Shah (Ijek).


Film dokumenter parHEREK yang didukung oleh Pemprov Sumatera Utara, PT. Bank Sumut serta PT. Toba Pulp Lestari, Tbk ini merupakan kisah hidup keseharian Datim Manik (29), yang meneruskan cara hidup unik sepeninggalan ayahnya, Umar Manik, sebagai pawang monyet di Hutan Sibaganding, Simalungun, Sumatera Utara, sejak 1980an.(AS)

×
Berita Terbaru Update