Notification

×

Iklan

Iklan

Pasca Banjir dan Longsor di Parapat, Jalan Lintas Siantar-Balige Ditutup

Kamis, 13 Mei 2021 | 17:43 WIB Last Updated 2021-05-13T14:54:33Z
 Longsor di Jalan Lintas Kota Parapat, tepatnya di Desa Sualan, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/5/2021).
SIMALUNGUN (Kliik.id) - Polres Simalungun memberlakukan rekayasa lalu lintas mengatasi kemacetan pasca banjir yang terjadi di Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/5/2021).

Selain banjir di Kota Parapat, Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Desa Sualan, Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon juga tertutup material longsor.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo mengatakan, jalur lalu lintas terpaksa ditutup sementara.

Saat ini, personel Polres Simalungun telah dikerahkan membersihkan material di Jalan Lintas Sumatera di Desa Sualan, Nagori Sigaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Untuk sementara, pengendara yang melintas dari arah Kota Pematangsiantar menuju Balige, Kabupaten Toba, dialihkan melalui Simpang Palang keluar dari Sitahuan Sipangan Bolon.

Sebaliknya, kendaraan menuju Siantar, dialihkan masuk ke Simpang Sitahuan dan keluar di Simpang Palang tanpa lewat Pusat Kota Parapat.

"Intinya, dibawah banjir. Diatas longsor, jadi lewat Simpang Palang dulu," kata Agus Waluyo.

Tonton video banjirnya:

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang melanda wilayah Parapat, Kabupaten Simalungun, mengakibatkan meluapnya air Sungai Batu Gaga hingga Jalan Angarajim dan Jalan SM Raja Parapat mengalami banjir yang dipenuhi lumpur dan bebatuan, Kamis (13/5/2021).

"Air mulai meluap ke jalan mulai jam 15.20 WIB," ujar Sirait, salah seorang warga Jalan Anggarajim.

Hal yang sama juga terpantau di Jalan SM Raja. Luapan sungai tidak tertahan apalagi parit tidak bisa lagi menampung air yang membawa lumpur.

"Air nya membawa lumpur," ujar warga lainnya bermarga Siallagan.

Pantauan di lokasi, Camat Maruawandi Yosua Simaibang bersama Lurah Parapat Rohana Sinaga, turun meninjau lokasi banjir.

Masyarakat bersama perangkat kecamatan terlihat bahu membahu membersihkan material lumpur dan bebatuan.

Akibat dari kejadian banjir ini, arus lalu lintas menuju Parapat jadi terhambat. (AS/Redaksi)
×
Berita Terbaru Update