Notification

×

Iklan

Iklan

Banner Iklan Lekkers

RESAH, Anak-anak di Simalungun Diserang Monyet, Ada yang Luka Robek 42 Jahitan

Sabtu, 24 April 2021 | 17:26 WIB Last Updated 2021-04-24T17:39:52Z
Seorang balita di Kabupaten Simalungun yang diserang monyet.
SIMALUNGUN (Kliik.id) - Kawanan monyet menyerang dua orang anak di Kerasaan I, Nagori Bahbayu Timur, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dalam sepekan ini.

Terbaru, seorang anak yang masih tergolong balita bernama Reval Sarifuddin mengalami luka robek 42 jahitan.

Kakek korban Lutfi Damanik menceritakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/4/2021) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, Reval bersama ibundanya berada di belakang rumah.

"Ibunya sedang membersihkan kerang di dapur. Anaknya (Reval, red) ini main-main. Kemudian datang monyet itu. Nah, dilukai lah," ujar Lutfi kepada wartawan, Sabtu (24/4/2021).

Lutfi menjelaskan, monyet yang menyerang cucunya itu mirip monyet Lampung dengan ciri-ciri bertubuh besar dengan bulu berwarna coklat.

"Dari dua monyet yang bentuknya serupa, hanya satu monyet paling garang. Itu yang menyerang cucu saya, karena tak punya tenaga untuk melawan," katanya.

Reval yang mengalami luka robek di punggung kemudian dibawa ke klinik setempat.

"Di kawasan sini, memang ada monyet. Cuma dua monyet ini yang beda, mirip beruk. Sehari-hari memang kelihatan dua monyet di kampung ini," ungkapnya.

Sehari sebelumnya, Kamis (21/4/2021), monyet juga menyerang anak warga lain bernama Aldi (8). Aldi pun mengalami luka-luka dan mendapat perawatan.

"Sudah beberapa kali monyet menyerang. Cucuku hari Jumat, Kamisnya anak warga lain si Aldi. Kemudian sebulan lalu ada anak warga lain juga yang diserang monyet," katanya.

Warga sudah menyampaikan peristiwa ini ke Pangulu Nagori Bahbayu untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk mencegah serangan monyet kembali berulang.

"Sudah kita sampaikan ke Pangulu Nagori, kata beliau Senin akan ditindaklanjuti seperti apa langkah yang akan diambil. Kalau kita sendiri untuk menangkap monyet, rasanya sulit. Karena mereka lari ke kebun-kebun," ujar Lutfi.

Terpisah, Kepala BPBD Simalungun Frit Ueki Damanik menyampaikan, pihaknya akan menurunkan tim ke lokasi.

"Kita akan kirim tim ke sana ya," ujar Ueki saat dikonfirmasi perihal serangan monyet ini. (Rls)
×
Berita Terbaru Update