Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolri Minta Warga Tak Panik: Kami Dalami Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar

Minggu, 28 Maret 2021 | 14:42 WIB Last Updated 2021-03-28T09:46:56Z
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
JAKARTA (Kliik.id) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh masyarakat tidak panik usai ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) tadi pagi. Sigit menjelaskan kepolisian sedang mendalami pelaku dari bom bunuh diri itu.

"Kami sedang dalami dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan untuk masyarakat tidak usah terlalu panik, kami sedang dalami pelakunya," ujar Listyo Sigit Prabowo melalui keterangan tertulis, Minggu (28/3/2021).

Listyo Sigit Prabowo membeberkan pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sejauh ini akan terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen dari Korps Bhayangkara untuk memberantas jaringan teroris.

Maka dari itu, lanjut Listyo Sigit, meminta masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir. Pasalnya, negara hadir dan tidak akan kalah dengan aksi ataupun serangan teror apapun.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan Kadensus 88 Irjen Marthinus Hukom diperintahkan langsung oleh Sigit untuk berangkat ke Makassar. Di sana, berbagai tindakan sudah dilakukan, khususnya olah TKP.

"Kemudian berkaitan ini kegiatan teorisme atau bukan tentunya perintah pak Kapolri siang ini Kadensus berangkat ke Makassar dan tentunya di Makassar sudah ada Korwil Densus dibantu serse Polda dan Polrestabes untuk olah TKP. Kami sudah gelar police line disana dan kami juga sudah menyisir benda apa saja sekecil apapun kami olah TKP," terang Argo.

Argo memastikan bahwa aparat kepolisian menjamin keamanan dari keberlangsungan momentum peringatan Wafat Isa Al-Masih pada 2 April 2021 dan perayaan Paskah pada 4 April 2021 mendatang.

Menurutnya, Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto nantinya akan memberikan petunjuk ke seluruh wilayah terkait penjagaan dengan melakukan operasi rutin jajaran kepolisian di seluruh gereja di Indonesia.

"Tentunya ada operasi rutin kami tingkatkan dari Asops Kapolri berikan petunjuk ke wilayah terutama berkaitan kegiatan wafatnya Isa Al-Masih dan kegiatan paskah ini bagian pengamanan yang kami lakukan, kami serentak kerjakan sama-sama kami ajak seluruh elemen masyarakat ikut amankan memelihara Kamtibmas," papar Argo.

"Masyarakat tetap tenang serahkan ke kepolisian untuk lidik, penyidikan dan identifikasi terkait kasus ini," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, ledakan itu terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada pukul 10.28 WITA tadi.

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Potongan tubuh terlihat di sekitar lokasi ledakan.

Data sementara, ada 14 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit Pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar berjenis kelamin laki-laki. Pelaku bom bunuh diri berjumlah dua orang di mana seorang dari mereka tewas di lokasi. (Detik)
×
Berita Terbaru Update