Notification

×

Iklan

Iklan

Densus 88 Gerebek Sejumlah Titik di Makassar Pasca Bom Bunuh Diri

Senin, 29 Maret 2021 | 09:55 WIB Last Updated 2021-03-29T04:49:08Z
Foto (ANTARA FOTO)
MAKASSAR (Kliik.id) - Tim dari Densus 88 Antiteror Mabes Polri tengah melakukan penggerebekan di sejumlah titik di Kota Makassar pascabom bunuh diri di depan Gereja Katedral. Polisi masih mencari pelaku lain diduga terlibat dalam bom bunuh diri tersebut.

"Tentunya dengan kejadian ini dari kemarin tim sudah bergerak," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan kepada wartawan di depan Gereja Katedral Makassar, Senin (29/3/2021).

Kombes Zulpan mengaku belum bisa membeberkan sejumlah titik yang disasar tim Densus 88. Namun penggerebekan disebut untuk mencari pelaku lain yang terhubung dengan insiden bom bunuh diri ini. Untuk mencari kelompok yang bersangkutan termasuk apabila ada pihak-pihak lain yang menyiapkan bom tersebut," jelas Zulpan.

"Tapi tidak bisa kita sampaikan dulu (lokasi penggerebakan) pagi ini, karena tim Densus 88 sedang bergerak bekerja, kami mohon sabar," imbuh Zulpan.

Oleh karena itu, kata Zulpan, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat diminta menyerahkan kasus ini ke kepolisian.

"Sesuai janji Bapak Kapolri semalam bahwa serahkan penanganan kasus ini ke kepolisian, masyarakat tidak usah panik. Polisi menjamin (keamanan) kepada masyarakat khususnya di Kota Makassar," katanya.

Selain melakukan penggerebekan, tim Densus 88 hari ini juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Olah TKP dimaksudkan mengantisipasi kemungkinan adanya barang bukti yang tersisa di lokasi.

"Untuk menemukan, mencari kemungkinan-kemungkinan ada barang bukti yang tertinggal juga merangkai uturtan kejadian sehingga nanti bisa diketahui secara jelas peran-peran daripada pelaku," jelas Zulpan.

"Kemudian nanti kita ketahui semalam Kapolri dan Panglima TNI melakukan kunjungan, melihat langsung kondisi Gereja Katedral Makassar kemudian juga melihat bekas barang bukti di situ rangka motor ditemukan ada di situ," sambung Zulpan.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada pukul 10.28 WITA, Minggu (28/3/2021).

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Pelaku bom bunuh diri diduga 2 orang dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku sempat dicegah sekuriti Gereja Katedral Makassar saat akan masuk ke pelataran gereja. Pelaku akhirnya meledakkan diri. (Detik)
×
Berita Terbaru Update