Notification

×

Mahfud Md Tepis Tudingan Restui Moeldoko Kudeta Partai Demokrat

Selasa, 02 Februari 2021 | 10:42 WIB Last Updated 2021-02-02T05:02:40Z
Mahfud Md
JAKARTA (Kliik.id) - Nama Menko Polhukam Mahfud Md diseret ke dalam isu kudeta Partai Demokrat yang disebut-sebut melibatkan KSP Moeldoko. Mahfud Md menepis tudingan itu.

Adalah elite Partai Demokrat (PD) Rachland Nashidik yang menyebut nama Mahfud Md dalam isu kudeta terhadap Partai Demokrat. Rachland, dalam cuitannya, menyebut Moeldoko mengaku direstui sejumlah pejabat terkait rencana kudeta Partai Demokrat.

Mahfud Md, di Twitternya, Selasa (2/2/2021), menepis tudingan terlibat isu kudeta Partai Demokrat. Dia menyebut isu itu aneh.

"Ada isu aneh, dikabarkan beberapa menteri, trmsk Menkopolhukam Mahfud MD, merestui Ka. KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat dari AHY melalui KLB," kata Mahfud Md.

Mahfud Md kaget dikaitkan dengan isu kudeta Partai Demokrat. Dia meyakinkan publik bahwa tak pernah membicarakan kudeta PD dengan Moeldoko, apalagi merestuinya.

"Wah, mengagetkan, yakinlah sy tak prnh berbicara itu dgn Pak Moeldoko maupun dgn orang lain. Terpikir sj tdk, apalagi merestui," sebut Mahfud Md.

Mahfud menyebut isu Partai Demokrat bakal dikudeta rasanya sulit dipercaya karena era keterbukaan saat ini. Sekali lagi Mahfud Md menegaskan dia tak memberi restu kudeta Partai Demokrat.

"Di era demokrasi yg sangat terbuka dan dikontrol oleh masyarakat spt skrng ini sulit dipercaya kepemimpinan partai, apalagi partai besar spt PD bs dikudeta spt itu. Jabatan menko tentu tak bs digunakan dan pasti tdk laku untuk memberi restu. Yg penting internal PD sendiri solid," ucap Mahfud.

Moeldoko telah memberi penjelasan terkait isu kudeta Partai Demokrat. Moeldoko meminta isu ini tak diseret ke mana-mana karena ini urusan dia pribadi.

"Poinnya yang pertama jangan dikit-dikit istana. Dalam hal ini, saya mengingatkan sekali lagi jangan dikit-dikit istana, jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini," kata Moeldoko dalam jumpa pers daring, Senin (1/2/2021). (Detik)
×
Berita Terbaru Update