Notification

×

Iklan

Iklan

Geger Polisi Serempetan di Selatan Jakarta Berakhir Tewaskan Ibu Muda

Sabtu, 26 Desember 2020 | 07:51 WIB Last Updated 2020-12-26T01:52:14Z
TKP kecelakaan maut mobil milik polisi tabrak motor di Jaksel. 
JAKARTA (Kliik.id) - Kecelakaan maut melibatkan seorang polisi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, membuat geger warga. Kecelakaan itu menewaskan seorang ibu muda berinisial PL (30).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020) siang. Kejadian itu bermula ketika mobil Innova yang dikemudikan polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu serempetan dengan mobil Hyundai.

"Jadi posisinya mobil Innova ada di lajur kanan. Mobil Hyundai di lajur kiri. Setelah di depan BNI, terjadi serempetan," ujar Panit Laka Satlantas Jakarta Selatan Iptu Mulyadi saat dihubungi wartawan, Jumat (25/12/2020).

Polisi berinisial CH itu kemudian membanting setir ke kanan hingga mobilnya meluncur ke arah berlawanan. Saat itulah mobilnya itu menabrak motor.

"Terjadi serempetan, dia buang ke kanan ke arah berlawanan, kemudian menabrak dua motor," katanya.

Setelah itu CH berusaha mengendalikan mobilnya dengan membuang setir ke kanan. Nahas, dia kemudian menabrak 1 motor lainnya.

"Kemudian masih buang kanan tabrak 1 motor lagi parkir. Terus terakhir nabrak pagar ruko," imbuhnya.

Sementara itu, seorang saksi sekaligus korban bernama Syarif mengungkap, mobil Aiptu CH sempat kejar-kejaran dengan mobil Hyundai.

Menurut Syarif, Aiptu CH awalnya terlibat cekcok di jalanan hingga kejar-kejaran dengan pengemudi mobil Hyundai warna hitam. Menurutnya, mobil lain itu berisi anak-anak muda.

"Mobil milik polisi tersebut dipepet oleh pengendara mobil hitam. Akhirnya polisi ngalah,saya tahu beliau polisi karena polisi itu buka kaca," jelas Syarif saat dihubungi wartawan, Jumat (25/12/2020).

"Mobil milik polisi tersebut dipepet oleh pengendara mobil hitam. Akhirnya polisi ngalah,saya tahu beliau polisi karena polisi itu buka kaca," sambung Syarif.

Syarif juga menjelaskan polisi tersebut sempat meneriaki pemobil yang terlibat serempetan dengannya. Polisi tersebut kemudian mengejar mobil tersebut. Hingga akhirnya di depan SMP 10, mobil milik polisi akhirnya menyalip mobil anak muda tersebut.

"Tiba-tiba di depan SMP 10, polisi tersebut mungkin kesal dan akhirnya menyalip mobil hitam tersebut. Bukan saya saja yang lihat, ada yang lain juga. Mobil hitam ini terlalu arogan kelihatannya. Polisi juga ditunjuk-tunjuk dan mereka cekcok," imbuhnya.

Sesaat ketika menyalip mobil tersebut, mobil yang dikendarai polisi tersebut menabrak pembatas jalan hingga melompat ke arah berlawanan. Syarif, yang sedang berkendara motor, tertabrak.

"Saya sempet merasa gelap, tapi tidak pingsan. Kemudian saya lihat ternyata mobil yang menabrak adalah polisi yang tadi cekcok. Dekat situ juga ada mobil hitam (anak muda) ini. Saya liat banyak korban. Motor saya hancur," katanya.

Ketika melihat sekeliling, Syarif menyadari ada korban lain, yakni seorang ibu muda dan seorang pria.

"Saya juga lihat korban lain, cewek tergeletak tidak bergerak. Saya lihat korban lain laki-laki tergeletak juga kakinya hancur. Cuma saya nggak tahu ditabraknya gimana. Saya katanya duluan yang ditabrak, kata orang-orang," paparnya.

Akibat kejadian itu, ibu muda berinisial PL (30) meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lain mengalami luka-luka. (Detik)
×
Berita Terbaru Update